Page 55 - E-Modul Pembelajaran Informatika Fase E_2_Neat
P. 55
E. KEAMANAN JARINGAN
Ketika mengakses internet, seringkali pengguna harus memasukkan data-data pribadi dan data-data penting.
Data-data tersebut jika jatuh ke orang yang salah dapat menimbulkan kerugian pada pemiliknya. Oleh karena itu,
ketika data dikirimkan melalui jaringan yang ada dan sampai ke tujuan, data-data pribadi dan penting tersebut rawan
dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Pencurian data ketika dikirimkan melalui jaringan dikenal dengan serangan Man in the Middle (Mitm). Man in the
Middle adalah serangan yang dilakukan dengan cara menyadap transaksi atau komunikasi antar dua pihak. Melalui
teknik ini, penyerang mendapatkan informasi-informasi yang ditransmisikan dalam jaringan, seperti data-data
pribadi atau data-data keuangan korban.
Serangan MitM terhadap jaringan dapat dikelompokkan dalam dua kategori utama, yaitu serangan aktif (active
attacks) dan serangan pasif (passive attacks). Kedua jenis serangan tersebut dapat dijelaksan sebagai berikut.
Active Attacks
Active attacks (serangan aktif) adalah serangan oleh penyerang yang berusaha untuk memodifikasi informasi atau
membuat informasi palsu. Serangan tipe ini lebih sulit ditangkal karena serangan dapat datang dalam berbagai
bentuk dengan memanfaatkan kerentangan fisik, jaringan dan perangkat lunak.
Pengirim Penerima
Penyerang
Gambar Mekanisme serangan aktif.
51