Page 57 - C:\Users\User\OneDrive\Documents\Flip PDF Professional\BUKU\
P. 57
b. HCIO3 = Asam Klorat
c. HCIO2 = Asam Klorit
d. HCIO4 = Asam Perklorat
b. Asam non-oksi, penamaan pada unsur nonlogam diberi akhiran – ida.
Asam + Nama Nonlogam –ida
Contoh:
a. HCI = Asam klorida
b. HF = Asam fluorida
c. H2S = Asam sulfida
2. Senyawa Basa
Suatu basa adalah zat molekuler yang dapat menghasilkan satu atau lebih ion
hidroksida (OH¯) dan suatu kation untuk setiap molekul basa ketika dimasukkan ke dalam
pelarut (air). Misalnya natrium hidroksida (NaOH) meghasilkan satu ion hidroksida dan
satu ion natrium di dalam larutan air.
Penamaan basa tidak berbeda dengan senyawa biner pada umumnya, yaitu nama
kation diikuti nama hidroksida. Misalnya KOH dinamakan kalium hidroksida, Mg(OH)2
dinamakan magnesium hidroksida, Al(OH)3 aluminium hidroksida dan sebagainya. Basa
-
adalah senyawa yang dalam larutannya mengandung ion hidroksida atau OH . Tata nama
senyawa basa yang berasal dari unsur logam dan diikuti hidroksida adalah:
a. Logam dengan biloks tunggal
Nama Logam + Hidroksida
Contoh:
a. NaOH = Natrium hidroksida
b. Ca(OH)2 = Kalsium hidroksida
c. Al(OH)3 = Alumunium hidroksida
d. Mg(OH)2 = Magnesium hidroksida
KIMIA BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK KELAS X SEMESTER II SMA/MA 49