Page 5 - Modul Pengimbasan Pemimpin Pembelajaran
P. 5

Dalam seminar-seminar, ada tiga prinsip yang seringkali membantu dalam menghadapi pilihan-

                 pilihan yang penuh tantangan, yang harus dihadapi pada dunia saat ini. (Kidder, 2009, hal 144).

                 Ketiga prinsip tersebut adalah:
                 1.  Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)

                    Prinsip moral berdasarkan hasil akhir fokus untuk dapat mencapai kebaikan terbesar untuk

                    jumlah orang terbanyak. Proses berpikir seperti ini berpijak pada aliran UTILITARIANISM yaitu

                    mengerjakan apa yang dapat menghasilkan kebaikan terbesar untuk jumlah orang terbanyak.
                    Pemikiran berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking) senantias mengukur atau menguji

                    konsekuensi dari suatu keputusan dengan memperkirakan hasil yang akan diharapkan yang

                    memberikan kebahagian terbaik untuk org terbanyak. Prinsip moral berpatokan pada

                    kepentingan institusai bukan pada kepentingan individu. Pada perkembangnagnya prinsip ini
                    mendapat kritikan dikalangan ahli filsafat. salah satunya yang mengatakan Kritik terhadap

                    prinsip berpikir berbasis hasil akhir:

                    “ Manusia pada dasarnya tidak bisa memprediksi semua akibat/konsekuensi dari setiap

                    keputusan atau tindakan-tindakannya, untuk melihat semua konsekuensi dari perilaku seorang
                    individu saja, belum tentu bisa, lebih –lebih konsekuensi dari tindakan sebuah masyarakat.”

                    Contoh dari kirtik saat manusia membangun reactor nuklir , apakah mereka memperkirakan

                    bagaimana sebaiknya pembuangan  limbah-limbah dari pabrik reactor tersebu?


                 2.  Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)

                    Bagi para ahli filsafat prinsip ini sering disebut DEONTOLOGI, yang berasal dari bahasa yunani

                    ‘deon’ yang berarti ‘tugas’ atau ‘kewajiban’. Sehingga prinsip dilema etika  ini bukan berpusat

                    pada konsekuensi atau hasil akhir tetapi berpusat pada apa tugas kita, apa kewajiban yang patut
                    kita lakukan. Seseorang akan bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku dan orang tersebut

                    mengaharapkan orang lain bertindak  mengikuti keinginan dirinya.

                    Kritik terhadap prinsip Berpikir berbasis peraturan ( Rule-Based-Thinking )

                    “Pada penerapannya, prinsip ini dianggap berlaku terlalu kaku dan mengabaikan keberagaman
                    individualias  manusia.  Bahwa  mereka  tidak  terlalu  memperdulikan  hasil  yang  akan  didapat

                    namun lebih fokus kepada prinsip atau aturan dasar yang diyakini. Selalu berpatokan pada  yang

                    sudah menjadi tugas atau kewajiban.”

                    Dengan demikian bisa saja peraturan itu sendiri yang sudah salah secara prinsip sehingga ketika
                    seseorang  menggunakan  pengambilan  keputusan  berdasarkan  aturan  ia  sedang  melakukan

                    kesalahan ganda.

                    Contoh dari kritik ini adalah bagaimana bila seorang anak diwajibkan atau telah berjanji kepada
                    kedua  orangtuanya  untuk  tetap  berada  di  dalam  rumah  dan  dilarang  keluar  dengan  sesuatu

                    alasan apapun  sewaktu orangtuanya pulang terlambat dari kerja. Namun bagaimana kalau hari

                    itu  hujan  deras  dan  anak  tersebut  melihat  ayahnya  yang  baru  plg  dari  kerja  dan  jatuh  dan
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10