Page 37 - E-MODULE_SUHU DAN KALOR_HERAWATI BANJARNAHOR_Neat
P. 37
A. Perpindahan Kalor
Kalor berpindah dari satu tempat atau benda ke yang lainnya
dengan tiga cara, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi
a. Konduksi
Konduksi adalah
perpindahan kalor melalui zat
perantara dan selama terjadi
perpindahan kalor tidak disertai
dengan perpindahan partikel-
partikel zat perantaranya.
Perpindahan kalor dengan cara
konduksi disebabkan karena Sumber: www.timesquest.com
partikel-partikel penyusun ujung zat yang bersentuhan dengan sumber
kalor bergetar. Makin besar getarannya, maka energi kinetiknya juga
makin besar. Energi kinetik yang besar menyebabkan partikel tersebut
menyentuh partikel di dekatnya, demikian seterusnya. Jumlah kalor tiap
detik dirumuskan:
− ∆
Keterangan:
H = perpindahan kalor pada batang per satuan waktu
-1
(Js atau watt)
k = koefisien konduksi termal (J/ms℃)
A = luas penampang perpindahan kalor dari batang
2
logam (m )
= panjang batang (m)
= suhu ujung batangg logam bersuhu rendah (℃)
= suhu ujung batangg logam bersuhu tinggi (℃)
∆ = beda suhu antara dan (℃)
Ditinjau dari konduktivitas termal (daya hantar kalor), benda
dibedakan menjadi dua macam, yaitu konduktor dan isolator. Konduktor
32