Page 22 - MUHAMMAD TRI LAKSONO_2000008040_Kelas A
P. 22
bermunculan. Penemuan spektakuler terutama di bidang
penemuan obat untuk mengobati penyakit-penyakit baru semakin
sering diberitakan. Tidak dapat dimungkiri, kita harus menyadari
bahwa keanekaragaman hayati, baik flora, fauna, dan sumber daya
jasad renik (mikrob) Indonesia menjadi sangat penting artinya
sebagai sumber bahan baku obat-obatan untuk dapat mengobati
berbagai jenis penyakit baru.
Pemerintah dan bangsa Indonesia memiliki komitmen yang
tinggi terhadap upaya pemanfaatan tumbuhan obat dan aromatik.
Seiring dengan kecenderungan global masyarakat dunia untuk
’kembali ke alam’, bangsa Indonesia harus mampu memanfaatkan
peluang ini. Selain karena bangsa Indonesia memiliki potensi yang
luar biasa akan tumbuhan obat dan kosmetik yang bisa
dimanfaatkan sebagai bahan baku obat alami serta bahan aktif
makanan dan parfum, pengetahuan tentang pemanfaatannya telah
dikenal para pengobat tradisional sejak ribuan tahun yang lalu.
Pemanfaatan flora, fauna, dan mikrob di bidang kesehatan
sudah lama dilakukan, terutama oleh masyarakat tradisional, baik
untuk obat tradisional (jamu) maupun kosmetik. Berkembangnya
pemanfaatan tumbuhan untuk pengobatan tradisional dan
kecantikan dimulai jauh sebelum candi Borobudur dibangun pada
16

