Page 9 - MUHAMMAD TRI LAKSONO_2000008040_Kelas A
P. 9

BAB II PEMBAHASAN


                      A. KEANEKARAGAMAN HAYATI


                             Apabila Anda mendengar kata “Keanekaragaman”, dalam pikiran


                         anda  mungkin  akan  terbayang  kumpulan  benda  yang  bermacam-

                         macam, baik ukuran, warna, bentuk, tekstur dan sebagainya. Bayangan


                         tersebut  memang  tidak  salah.  Kata  keanekaragaman  memang  untuk

                         menggambarkan keadaan bermacam-macam suatu benda, yang dapat

                         terjadi  akibat  adanya  perbedaan  dalam  hal  ukuran,  bentuk,  tekstur


                         ataupun jumlah.


                             Sedangkan kata “Hayati” menunjukkan sesuatu yang hidup. Jadi


                         keanekaragaman  hayati  menggambarkan  bermacammacam  makhluk

                         hidup (organisme) penghuni biosfer. Keanekaragaman hayati disebut


                         juga  “Biodiversitas”.  Keanekaragaman  atau  keberagaman  dari

                         makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna,


                         ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya.


                             Sedangkan  keanekaragaman  dari  makhluk  hidup  dapat  terlihat


                         dengan  adanya  persamaan  ciri  antara  makhluk  hidup.  Jika  Anda

                         perhatikan  tumbuhan-tumbuhan  itu,  maka  Anda  akan  menemukan

                         tumbuhan-tumbuhan yang berbatang tinggi, misalnya: palem, mangga,


                         beringin, kelapa. Dan yang berbatang rendah, misalnya: cabe, tomat,

                         melati, mawar dan lain-lainnya. Ada tumbuhan yang berbatang keras,


                                                                                            3
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14