Page 70 - E-BOOKLET_DASAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN"SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG"
P. 70
Beban lain-lain
• Kolom neraca diisi dengan jumlah rupiah dari perkiraan-perkiraan riel yaitu:
Aktiva (harta)
Utang
Modal
• Jumlah selisih debit dan kredit kolom laba/rugi harus sama dengan jumlah selisih debit
dan kredit yang di neraca
• Selisih tersebut menunjukkan laba/rugi perusahaan. Dengan ketentuan apabila jumlah
kolom debit laba/rugi bearti perusahaan rugi sedangkan sebaliknya bearti perusahaan
laba.
Contoh 7.1
Berikut ini adalah neraca saldo dan ayat jurnal penyesuaian perusahaan PD. Pidy Kagusti pada
tanggal 31 Desember 2015:
PD. Pidy Kagusti
Neraca Saldo
Per 31 Desember 2015
No. Akun Nama Akun Debit Kredit
111 Kas Rp 15,000,000
112 Piutang Dagang Rp 7,000,000
113 Persediaan Barang Dagang Rp 4,500,000
114 Perlengkapan Kantor Rp 1,000,000
115 Perlengkapan Toko Rp 1,500,000
116 Sewa Dibayar Dimuka Rp 2,400,000
121 Peralatan Kantor Rp 2,000,000
122 Akum. Peny. Peralatan Kantor Rp 500,000
123 Peralatan Toko Rp 1,500,000
124 Aku. Penyusutan Peralatan Toko Rp 350,000
211 Hutang Dagang Rp 4,000,000
212 Hutang PPh. Pasal 21 Rp 1,200,000
213 Hutang Biaya Rp 450,000
311 Modal Tn. Bintang Rp16,080,000
312 Prive Rp 200,000
411 Penjualan Rp50,000,000
412 Potongan Penjualan Rp 250,000
511 Pembelian Rp 35,500,000
512 Potongan pembelian Rp 145,000
513 Retur pembelian Rp 175,000
514 Biaya angkut pembelian Rp 850,000
515 Beban Asuransi Rp 1,200,000
Jumlah Rp 72,900,000,- Rp 72,900,000,-
Dasar-Dasar Akuntansi Keuangan “Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang” | 67