Page 39 - E-Booklet Proses Pengaturan Pada Tumbuhan
P. 39
Iritabilitas pada Tumbuhan
A. Respon Tumbuhan terhadap Perubahan Lingkungan
Perubahan lingkungan eksternal
memicu respons tumbuhan yang
dikendalikan oleh hormon seperti
auksin, giberelin, sitokinin, asam
absisat, dan etilen. Misalnya, saat padi
terendam air, tumbuhan memproduksi
etilen hingga 50 kali lipat, memicu
pemanjangan batang agar pucuknya
menjauh dari genangan air.
B. Gerak pada Tumbuhan
ORIENTASI MASALAH
Ketika menanam biji jagung, kamu mungkin memperhatikan
bahwa akar selalu tumbuh ke bawah, terlepas dari posisi biji
saat ditanam. Apakah hal ini terjadi karena kebetulan, atau
ada mekanisme khusus yang mengarahkan pertumbuhan akar
ke bawah? Apa yang mempengaruhi arah pertumbuhan akar
dan bagaimana mekanisme tersebut bekerja?
ORGANISASI MEMBIMBING
INFORMASI PENYELIDIKAN
Macam-macam Gerak Tumbuhan:
1. Tropisme: Gerak tumbuhan dipengaruhi arah rangsangan.
Fototropisme: Gerak menuju cahaya (contoh: batang).
Geotropisme: Gerak menuju atau menjauhi gravitasi (contoh: akar).
Hidrotropisme: Gerak menuju air (contoh: akar).
Chemotropisme: Gerak menuju bahan kimia (contoh: akar).
2. Nasti: Gerak tumbuhan tidak dipengaruhi arah rangsangan.
Seismonasti: Gerak karena sentuhan (contoh: daun putri malu).
Nyktinasti: Gerak akibat perubahan cahaya atau suhu (contoh: bunga
menutup di malam hari).
3. Taksis: Gerakan aktif menuju atau menjauhi rangsangan.
Fototaksis: Gerak menuju cahaya (contoh: alga).
Kemotaksis: Gerak menuju atau menjauhi zat kimia (contoh: akar). 32