Page 41 - E-Booklet Proses Pengaturan Pada Tumbuhan
P. 41
HASIL PRAKTIKUM GERAK GEOTROPISME
Hasil Pengamatan:
1. Wadah 1 (Posisi Biji: Atas)
Radikula (Akar): Tumbuh ke bawah (positif
geotropisme), mengikuti gravitasi
meskipun biji terbalik.
Plumula (Batang): Tumbuh ke atas (negatif
geotropisme), menjauhi gravitasi.
2. Wadah 2 (Posisi Biji: Tengah)
Radikula (Akar): Tumbuh ke bawah (positif
geotropisme), mengikuti gravitasi.
Plumula (Batang): Tumbuh ke atas (negatif Kesimpulan:
geotropisme), menjauhi gravitasi. Radikula selalu tumbuh ke
3. Wadah 3 (Posisi Biji: Bawah) bawah (positif
Radikula (Akar): Tumbuh ke bawah (positif geotropisme), meskipun
geotropisme), mengikuti gravitasi. posisi biji terbalik.
Plumula (Batang): Tumbuh ke atas (negatif Plumula selalu tumbuh ke
geotropisme), menjauhi gravitasi. atas (negatif geotropisme),
menjauhi gravitasi.
MENGEMBANGAN &
MENYAJIKAN
Fenomena ini adalah contoh dari geotropisme, yaitu respon tumbuhan terhadap
gravitasi. Akar menunjukkan geotropisme positif, yaitu pertumbuhan ke arah
pusat gravitasi, sementara batang menunjukkan geotropisme negatif, yaitu
pertumbuhan melawan gravitasi.
Di dalam akar, ada struktur yang disebut statolit, yaitu butiran kecil yang
membantu akar merasakan arah gravitasi. Dengan bantuan hormon tumbuhan
seperti auksin, akar dapat "memutuskan" arah pertumbuhan, bahkan jika biji
awalnya ditanam secara terbalik.
MENGANALISIS &
MENGEVALUASI
Apakah hormon lain, selain auksin, juga memengaruhi gerakan
tumbuhan terhadap rangsangan lingkungan lainnya?
34