Page 39 - Copy of AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
P. 39
Bab 2 Akuntansi Perusahaan Dagang/XI
BAB 2
TAHAP PENCATATAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
A. Akun-Akun Perusahaan Dagang dan Kodenya
Akun adalah daftar atau tempat untuk mencatat dan
menggolongkan setiap transaksi yang terjadi yang mengakibatkan
perubahan pada akun harta, utang, modal, pendapatan, dan beban.
Tiap-tiap jenis harta, utang, modal, pendapatan dan beban
disediakan sebuah akun tersendiri. Banyaknya akun yang
diperlukan perusahaan akan berbeda dengan perusahaan lainnya,
disesuaikan dengan kebutuhan. Akun-akun yang merupakan ciri
khas perusahaan dagang dengan saldo normal sebagai berikut:
a. Akun Pembelian
Dicatat di sisi debit (D). Akun ini terjadi karena perusahaan
membeli barang dagang dengan tujuan untuk dijual kembali. Selain
barang dagang misalnya pembelian peralatan dicatat pada akun
peralatan dan jika yang dibeli perlengkapan maka dicatat pada akun
perlengkapan. Dokumen kegiatan pembelian adalah faktur atau
kuitansi.
b. Akun Penjualan
Dicatat di sisi kredit (K). Akun ini terjadi karena perusahaan
menjual barang dagang yang diperoleh dari pemasok dengan tujuan
memperoleh laba. Penjualan dapat dilakukan dengan tunai, kredit
dan dengan sistem uang muka yang sisanya dapat diangsur, dengan
syarat pembayaran dan syarat penyerahan. Dokumen yang
mendukung kegiatan penjualan adalah faktur jika dengan kredit dan
bukti penerimaan kas jika tunai.
c. Akun Potongan Pembelian
Dicatat di sisi kredit (K). Akun ini terjadi karena penjual
memberikan potongan kepada pembeli dengan tujuan agar pembeli
melunasi utangnya sebelum jatuh tempo atau tepat pada waktu yang
telah disepakati.
33