Page 32 - emodul ipa kls 8
P. 32
Penggolongan darah terbagi menjadi dua yaitu berdasarkan sistem ABO dan
sistem rhesus. Sistem ABO terjadi karena adanya aglutinogen (antigen) pada
permukaan memberan sel darah merah (eritrosit) dan antibodi (aglutinin)
dalam plasma darah. Jenis antigen dan antibodi inilah yang menentukan jenis
golongan darah seseorang, yaitu golongan darah A, B, O, dan AB. Sedangkan
sistem penggolongan darah rhesus dapat digolongkan menjadi dua
-
+
kelompok, yaitu Rhesus positif (Rh ) dan Rhesus negatif (Rh ).
Transfusi darah merupakan pemindahan darah dari tubuh donor (pemberi) ke
tubuh resipien (penerima). Transfusi dilakukan pada keadaan kecelakaan
yang menyebabkan luka parah, terkena luka bakar, operasi besar dan banyak
mengeluarkan darah. Transfusi sebaiknya dilakukan dengan golongan darah
yang sama (golongan darah donor dan golongan darah resipien), kecuali
dalam keadaan terpaksa (tertentu) boleh menggunakan donor universal
(golongan darah O). Golongan darah AB dapat menerima darah dari resipien
golongan darah manapun sehingga disebut resipien universal. Sebaliknya
golongan darah O dapat menjadi donor bagi semua golongan darah atau
golongan darah O itu sendiri sehingga disebut donor universal.
26