Page 26 - E-BOOK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN (1)_Neat
P. 26

Gambar 7. Peran Hormon Auksin
                     (Sumber:https://storage.pahamify.com/mipi/forum/thread/thread
                                    Image-0D1lo-2.png)
                         Auksin  memiliki  fungsi  utama  antara  lain
                 merangsang  pemanjangan  batang,  pertumbuhan,
                 diferensiasi, percabangan akar, dan perkembangan
                 buah.  Auksin  yang  dihasilkan  pada  ujung  batang
                 akan  mendominasi  pertumbuhan  batang  utama,
                 sehingga  pertumbuhan  cabang  relatif  sedikit.
                 Auksin  dapat  terurai  (denaturasi)  jika  terkena
                 cahaya.  Misalnya  ketika  sebagian  kuncup  apikal
                 diarahkan  kepada  cahaya  matahari,  maka  akan
                 terjadi  pengangkutan  auksin  dari  bagian  yang
                 terkena cahaya menuju ke bagian yang terlindung.
                 Pada  keadaan  tersebut,  auksin  akan  merangsang
                 pertumbuhan  sel-sel  pada  bagian  yang  terlindung
                 dari  cahaya  matahari.  Pada  saat  bersamaan,
                 pertumbuhan  sel-sel  pada  bagian  yang  terkena
                 cahaya  matahari  akan  terhambat  akibatnya
                 konsentrasi auksin yang rendah.
               2. Giberelin Acid (GA)
                       Giberelin pertama kali ditemukan pada tahun
                 1926  oleh  E.  Kurosawa,  seorang  ahli  penyakit
                 tanaman  asal  Jepang.  Hormon  ini  diisolasi  dari
                 jamur Gibberella fujikuroi, yang merupakan parasit
                 pada  tanaman  padi.  Terdapat  berbagai  jenis
                 hormon  GA.  Giberelin  diproduksi  oleh  jamur
                 maupun tumbuhan, dan bisa ditemukan di hampir

   13         E-Book Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Berbasis PjBL
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31