Page 28 - E-BOOK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN (1)_Neat
P. 28

4. Sitokinin
                       Sitokinin pertama kali ditemukan oleh ilmuwan
                 Amerika, Folke Skoog, pada tahun 1954. Terdapat
                 berbagai  jenis  sitokinin,  seperti  kinetin,  zeatin
                 (ditemukan pada jagung), dan benzil amino purin
                 (BAP). Hormon ini berperan penting dalam proses
                 pertumbuhan  dan  pembelahan  sel,  dan  biasanya
                 ditemukan  di  berbagai  jaringan  meristem  pada
                 tanaman,  yang  merupakan  tempat  aktifnya
                 pembelahan sel.
                       Tempat sintesis hormon sitokinin di dalam akar
                 lalu  diangkut  ke  organ  lain.  Sitokinin  memiliki
                 fungsi    utama     antara    lain    mempengaruhi
                 pertumbuhan  dan  diferensiasi  akar,  merangsang
                 pembelahan  dan  pertumbuhan  sel,  merangsang
                 perkecambahan, dan menunda penuaan sel.
               5. Asam Absisat
                     Asam     absisat   (ABA)     berfungsi    sebagai
                  penghambat  pertumbuhan  tanaman  dan  dikenal
                  juga  sebagai  "hormon  stres."  Senyawa  ini
                  ditemukan pada tahun 1963 oleh P.F. Wareing dan
                  F.T.  Addicott.  ABA  diproduksi  oleh  daun,  ujung
                  akar,  dan  batang,  kemudian  didistribusikan
                  melalui  jaringan  pengangkut.  Biji  dan  buah
                  mengandung ABA dalam jumlah tinggi, meskipun
                  belum  dipastikan  apakah  ABA  disintesis  di  sana
                  atau diangkut dari tempat lain. Sifat utama ABA
                  adalah    menghambat      pertumbuhan      tanaman
                  terutama  dalam  kondisi  lingkungan  yang  kurang
                  mendukung.






   15         E-Book Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Berbasis PjBL
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33