Page 6 - Modul Pembelajaran Bab III
P. 6
Kestabilan structural diperluakn untuk menjamin adanya kestabilan
bangunan pada segala kondisi pembebanan yang mungkin terjadi. Pada
struktur yang stabil, deformasi yang terjadi akibat beban pada
umumnya kecil, dan gaya internal yang timbul dalam struktur
mempunyai kecenderungan mengembalikan bentuk struktur ke bentuk
semula apabila beban dihilangkan. Sistem tidak memberikan gaya –
gaya internal untuk mengembalikan bentuk struktur ke entuk semula.
Struktur yang tidak stabil mudah mengalami keruntuhan (collapse)
secara menyeluruh dan seketika begitu dibebani.
Berikut cara untuk membentuk system struktur menjadi system yang
stabil, yaitu sebagai berikut.
1) Penambahan elemen diagonal pada struktur, dengan demikian struktur
tidak akan mengalami deformasi menjadi jajaran genjang. Elemen
diagonal harus tidak mengalami perubahan besar pada panjangnya pada
saat mengalami deformasi karena beban horizontal. Dengan demikian
elemen diagonal harus dirancang cukup untuk menahan beban tersebut.
2) Menggunakan dinding geser (shear wall). Elemennya berupa permukaan
kaku yang dapat menahan deformasi akibat beban horizontal. Elemen
bidang permukaan kaku dapat terbuat dari konstruksi beton bertulang atau
dinding bata, baik dindng penuh atau sebagian. Ukuran dinding tergantung
pada besar gaya yang bekerja padanya.

