Page 9 - Modul Pembelajaran Bab III
P. 9
struktur terhubung di dua titik yang berjarak jauh, maka titik hubung tersebut
dikatakan kaku.
Pada pemodelan yang diakibatkan adanya beban eksternal, beban actual pada
suatu struktur dapat terpusat atau terdistribusi merata pada suatu luasan. Beban
terpusat dapat digambarkan dengan vector gaya. Adapun beban merata diperlukan
pemodelan jika luasan yang ditinjau terdiri atas elemen – elemen permukaan dan
garis. Setiap elemen akan mengambil bagian dari beban total yang bekerja,
bergantung pada susunan elemen – elemen strukturnya.
B. Menyusun Gaya dalam Struktur Bangunan
1. Gaya
Gaya dapat diartikan sebagai usaha yang dikerjakan pada suatu titik dan
atau bidang dengan arah tertentu. Gaya disimbolkan dengan F. Adapun
berdasarkan satuan metriknya yang umum digunakan adalah Newton.
Namun kadang juga menngunakan satuan kgf (force kilogram) dengan kgf
= 10 N.
a. Arah Gaya
Gaya dapat dilukis dalam bentuk diagram panah. Panah diagram
merepresentasikan besar gaya. Berdasarkan arah pada suatu bidang
datar dan terhadap titik tangkap tertentu. Gaya dapat dibagi menjadi
arah datar horizontal (sumbu x), gaya dengan arah vertical (sumbu y),
dan gaya berarah miring.
b. Gaya Normal
Gaya normal adalah gaya yang sejajar arah serat. Gaya normal dapat
berupa gaya tekan dan gaya tarik.

