Page 141 - BUKU SOSIOLOGI KELAS XII CPE_Neat
P. 141

C.PEMBERDAYAAN KOMUNITAS


           Kita telah membahas tentang konsep kearifan lokal. Kearifan

        lokal tidak terlepas dari nilai-nilai yang dipertahankan di suatu
        daerah atau komunitas tertentu. Nilai-nilai tersebut tentu tidak akan

        mudah diubah paradigma atau sudut pandangnya. Maka, diperlukan
        strategi pemberdayaan komunitas agar pengaruh positif dari

        kearifan lokal tertap terjaga namun masyarakat atau komunitas

        dapat mempelajari dan mengubah hal-hal yang dianggap perlu
        diubah. Untuk itu, kita akan membahas konsep pemberdayaan

        komunitas terlebih dahulu di bagian berikut.

        Hakikat Pemberdayaan Komunitas


           Secara etimologis, pemberdayaan berasal dari kata "daya" yang

        berarti kekuatan atau mengembangkan kemampuan. Pemberdayaan
        dapat diartikan sebagai suatu proses menuju berdaya, atau proses

        untuk memperoleh daya/ kekuatan/kemampuan, atau proses

        pemberian daya/kekuatan/kemampuan kepada pihak yang kurang
        atau belum berdaya.


           Sementara komunitas merupakan sekelompok masyarakat yang
        terikat dalam suatu identitas yang sama dan memiliki sistem

        pengetahuan untuk mengatur kehidupannya: Berikut akan diuraikan

        berbagai pengertian pemberdayaan menurut para ahli.

        1. Menurut Tri Winarni, inti pemberdayaan meliputi tiga hal,

             yaitu pengembangan (enabling), memperkuat potensi atau daya

             (empowering), dan memperkuat kemandirian (Kasim dan
             Karim, 2006).

        2. Jim Ife mengatakan bahwa pemberdayaan adalah suatu cara
             untuk mempersiapkan orang-orang dengan sumber daya,

             peluang, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan

             kapasitas mereka agar dapat menentukan masa depannya
             sendiri, dan untuk mengambil bagian dan efek dari lingkungan

             mereka sendiri (Steviarini, 2008).



                                       SOSIOLOGI XII Suplemen Pendidikan Pemilih               135
   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146