Page 142 - BUKU SOSIOLOGI KELAS XII CPE_Neat
P. 142
3. Menurut Edi Suharto (2009), Pemberdayaan merupakan upaya
membuat kelompok rentan dan lemah sampai/sehingga mereka
memiliki kekuatan atau kemampuan dalam:
a) memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga mereka memiliki
kebebasan (freedom), dalam arti bukan saja bebas
mengemukakan pendapat, melainkan bebas dari kelaparan,
bebas dari kebodohan, bebas dari kesakitan.
b) menjangkau sumber-sumber produktif yang memungkinkan
mereka dapat meningkatkan pendapatan dan memperoleh
barang-barang dan jasa-jasa yang mereka perlukan.
c) berpartisipasi dalam proses pembangunan dan keputusan-
keputusan yang mempengaruhi mereka.
4. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pemberdayaan adalah
proses, cara, perbuatan membuat berdaya, yaitu kemampuan
untuk melakukan sesuatu atau kemampuan bertindak yang
berupa akal, ikhtiar atau upaya.
5. Krisdyatmiko (Irsyadi, 2008) menyatakan bahwa
pemberdayaan (empowerment) dapat dimaknai sebagai upaya
memberi power kepada yang powerless, yaitu masyarakat
marginal. Power diartikan kekuasaan dan kekuatan sehingga
dalam kegiatan pemberdayaan terkandung dua makna berikut.
a) proses memberikan atau mengalihkan sebagian kekuasaaan
dan kekuatan dari yang powerful ke yang powerless.
b) proses memotivasi individu atau kelompok masyarakat agar
memiliki kemampuan atau keberdayaan untuk menentukan
apa yang menjadi pilihan hidupnya.
SOSIOLOGI XII Suplemen Pendidikan Pemilih 136

