Page 16 - Flipbook Materi Mutasi_Acie Putri 2200008010
P. 16
10
kromosomnya, euploidi dibedakan menjadi monoploid (n),
diploid (2n), triploid (3n), dan seterusnya. Individu yang
memiliki set kromosomnya lebih dari 2n disebut individu
poliploidi. Menurut prosesnya, poliploidi ada yang terjadi secara
autopoliploidi dan allopoliploidi. Autopoliploidi terjadi karena
perubahan set kromosom yang terjadi oleh gangguan pada saat
meiosis. Adapun allopoliploidi perubahan set kromosom yang
terjadi karena persilangan antar spesies yang berbeda
setkromosomnya (Aziz et al., n.d.).
• Aneuploidi
Perubahan pada jumlah kromosom di dalam satu set
kromosom atau satu genom kromosom disebut aneusomi atau
aneuploidi. Organisme aneuploidi adalah organisme yang
jumlah kromosomnya terdapat penambahan atau kehilangan satu
atau beberapa kromosom pada genomnya. Yang banyak ditemui
adalah individu dengan penambahan atau pengurangan satu
kromosom. Dengan penambahan satu kromosom (2n + 1), maka
dalam inti akan ada satu nomor kromosom dengan tiga homolog
(trisomi), sedangkan nomor yang lainnya tetap mengandung dua
kromosom. Kebalikannya, melalui pengurangan satu kromosom
(2n – 1) akan dihasilkan individu monosomi, yaitu yang
mengandung hanya satu kromosom tanpa pasangan homolognya
(Rahma et al., 2022).
Table 1. Macam Individu Aneuploid