Page 746 - Gabungan
P. 746

Datou  sama  sekali  tidak  mengantuk.  Ia  dan  istrinya  bersandar  di


            kepala ranjang, berbisik-bisik. Lebih dari dua puluh tahun penuh lika-


            liku, mengingatnya bagai mimpi. Betapa ia merindukan hari di mana


            Lani  akan  muncul  di  hadapannya  bersama  anak  mereka—dan


            harapan itu akhirnya terwujud.


                Hati  Lani  juga  dipenuhi  rasa  manis.  Meski  kehilangan  putri


            meninggalkan  luka  yang  tak  terhapuskan,  ia  akhirnya  menemukan


            suaminya  kembali.  Reuni  suami-istri  ini  mengakhiri  lebih  dari  dua


            puluh tahun hidup mengembara di negeri asing.


                Mereka berdua terus mengenang masa lalu, tak terhindarkan lagi


            menyebut nama Xiao Zhou.


                "Kita terpisah dengan sedih selama lebih dari dua puluh tahun, dan


            biang  keladinya  adalah  Zhou  Zijian.  Sekarang,  orang  hanya  tahu

            Yenni adalah putri kandungku. Tentang hubungan dengan Xiao Zhou,


            bahkan Wenjie pun tidak tahu," kata Lani.


                "Syukurlah! Rahasia ini hanya diketahui oleh kita berdua dan Zijian.


            Zijian  sudah  tiada,  mari  kita  simpan  rahasia  ini  selamanya!  Demi


            Zijian, demi Lani, dan juga demi kita!"


                Bai Datou menceritakan detik-detik kematian pengacara Zhou Mi


            kepada Lani, lalu berkata dengan perasaan mendalam:


                "Kematian Zhou Zijian adalah akhir yang tragis baginya, sekaligus


            keputusan  yang  sangat  cerdik  untuk  menjaga  namanya. Aku  juga

                                                           746
   741   742   743   744   745   746   747   748   749   750   751