Page 26 - C:\Users\Lenovo\Documents\FILE LAMA\2024\kerjoaan\pru\modul pur\
P. 26
Mitigasi Bencana Letusan Gunung Api
Mari kita bahas tentang mitigasi bencana, strategi untuk mengurangi risiko
letusan gunung api, dan studi kasus Gunung Api Kaba. Ini adalah topik yang sangat
penting untuk keselamatan kita.
Apa Itu Mitigasi?
Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya yang dilakukan untuk
mengurangi atau menghilangkan risiko yang ditimbulkan oleh bencana alam,
seperti letusan gunung api. Tujuan utama dari mitigasi adalah untuk melindungi
kehidupan manusia, harta benda, dan lingkungan.
Mengapa Penting?
1. Mengurangi Kerugian: Dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat, kita dapat
mengurangi kerugian material dan korban jiwa.
2. Meningkatkan Kesiapsiagaan: Masyarakat yang teredukasi dan siap menghadapi
bencana dapat merespons lebih cepat dan efektif.
3. Meminimalkan Dampak Lingkungan: Mitigasi membantu menjaga lingkungan
dari kerusakan yang lebih parah akibat bencana.
Upaya Mitigasi di Lingkungan Sekitar
1. Pemantauan dan Peringatan Dini
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan
pemantauan rutin terhadap aktivitas Gunung Api Kaba. Alat-alat seperti
seismograf dan sensor gas digunakan untuk mendeteksi perubahan aktivitas
vulkanik. Informasi dari pemantauan ini digunakan untuk memberikan peringatan
dini kepada masyarakat.
2. Pengembangan Infrastruktur
Pemerintah dan otoritas lokal bekerja sama untuk memastikan jalur
evakuasi dan tempat penampungan sementara tersedia dan dalam kondisi baik. Ini
penting agar evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan aman jika diperlukan.
Salah satunya yaitu pembuatan jalur evakuasi.
Jalur evakuasi gunung api adalah rute yang ditentukan untuk mengungsi
atau meninggalkan daerah bahaya saat terjadi letusan gunung api.
a. Zona Bahaya: Daerah yang berpotensi terkena dampak langsung letusan
gunung api, seperti aliran lahar, pyroclastic flow, dan awan panas.
22 22