Page 46 - MODUL ELEKTRONIK 19 2022
P. 46
xilem dan floem. Letak saling bersisian, xilem di sebelah dalam dan floem sebelah
luar. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler, pada perkembangan
selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga
berubah menjadi kambium, yang disebut kambium intervasikuler.
Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan
bertambah besarnya diameter batang.Pada tumbuhan Dikotil, berkayu keras dan
hidupnya menahun, pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-
menerus, tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup, sedang pada musim
kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang
tampak berlapis-lapis, setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu
tahun, lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun.
b. Batang dikotil dibagi menjadi 2 yaitu:
Batang dikotil berkayu
Kebanyakan tumbuhan dikotil berbentuk potion, misalnya batang Salix,
Prunus, Quercus. Jaringan pembuluh merupakan suatu lingkaran tertutup. Xilem
primer merupakan bagian yang sempit di sekitar empulur, dan dapat dibedakan dari
xilem sekunder. Xilem sekunder tampak lebih padat dan daerahnya lebih luas dari
pada xilem primer, tersusun oleh trakea, trakeida, serat, dan parenkim xilem yang
tersusun paretrakheal. Jari-jari ada yang sempit dan ada yang luas. Floem sekunder
menunjukkan susunan yang khas, karena adanya dilatasi dan jari-jari dan adanya
serat yang letaknya bergantian dengan lapisan yang mengandung buluh tapisan, sel
pengiring, dan sel-sel parenkim.
Jaringan korteks tetap ada, dan mudah dibedakan dari floem primer karena
floem mengandung serat dibagian perifer (serat floem primer). Di bagian yang agak
dalam dijumpai serat floem sekunder. Empulur terdiri dari sel-sel parenkimatis,
mengandung sel-sel lendir atau ruang lendir. Bagian terluar empulur merupakan
jaringan penimbun.
Batang dikotil herba
Tumbuhan dikotil yang berbentuk herba mempunyai pertumbuhan sekunder
dan strukturnya seperti tumbuhan berkayu, misalnya batang Hibiscus cannabmus
(Malvaceae). Pada awal pertumbuhan sekunder, lapisan epidermis tetap ada.
39 E-Modul Biologi Untuk Kelas X SMA :Tumbuhan Berbunga (Angiospermae)