Page 35 - E-BOOK LATIHAN AKM LITERASI INFORMASI DAN FIKSI UNTUK SISWA KELAS VIII SMP
P. 35
Cukup lama ia berpikir untuk menemukan cara yang dianggapnya paling
tepat untuk mengambil madu. Pada saat yang sama, tiba-tiba datang seekor
serigala. Air liur serigala keluar dari sela-sela giginya yang tajam begitu melihat
tubuh Si Kancil yang kecil dan mulus.
"Hem, pastilah dagingmu sangat lezat untuk makan siangku, Kancil, gumam
Serigala.
Tubuh Kancil terlihat gemetar ketakutan, tetapi hewan cerdik ini
menyembunyikan rasatakutnya.
"Oh, kamu serigala!" sahut Si Kancil. Agaknya kamu kelaparan siang ini.
"Kamu benar, Cil! Dan relakan dirimu untuk aku makan." "Berarti kau akan
membunuhku?" "Itu sudah jelas.
"Tapi tunggu... kamu harus mendengarkan kata-kataku dulu!"
"Apalagi, Cil? Aku ini sudah sangat lapar, dari pagi belum makan sama sekali:
"Aku di sini sedang menjalankan sebuah tugas!" kata Kancil setelah sekian detik
menemukan gagasan untuk menyelamatkan dirinya.
Tugas apa itu, Cit?" tanya Serigala dengan penasarannya. "Ini..., aku disuruh oleh
Nabi Sulaiman untuk menjaga gongnya.
"Apa...?" tukas Serigala. "Kamu disuruh menjaga gong Nabi Sulaiman. Di mana
gong itu?" "Itu...!" jawab Si Kancil sambil menunjuk benda yang tergantung di
ranting pohon, "Gongnya itu milik Nabi Sulaiman, sedangkan beliau sekarang
sedang pergi.
"Apakah kamu sudah pernah mendengar bunyi gong itu, Cit?" tanya Serigala.
"Oh... tentu kawan!" jawab Kancil "Bunyinya sangat merdu !
"Coba kamu pukul, Cil, masak kamu tidak mau!" desak serigala. "Tidak... saya
tidak mau!"jawab Kancil menolak.
"Kalau begitu biarkan aku sendiri yang memukulnya, pinta serigala, "Kamu juga
tidak boleh tanpa izin dari Nabi Sulaiman,
"Loh, kamu jangan macam-macam, Cit! Kalau kamu tak membiarkanku
memukul gong itu,maka sekarang juga kau kuterkam!"
"Jangan, dong!"
"Jadi, biarkan aku memukulnya."Wah, gawatt
"Gawat gimana? Apa maksudmu?"
Kancil berkata lirih, "Sebenarnya gong ini bukan hanya bersuara merdu, tapi
BAB II Bentuk Soal AKM dan Strategi Mengerjakan AKM 27