Page 21 - E-Modul Pemanasan Global_Neat
P. 21
Gas metana adalah gas yang terbentuk
dari dekomposisi anaerob limbah organik
dan juga penyumbang emisi gas rumah
kaca. Gas ini memiliki potensi pemanasan
global 25 kali dibandingkan dengan
karbon dioksida. Artinya, gas metana yang
dihasilkan oleh kegiatan peternakan
memiliki dampak yang lebih signifikan
Sumber: id.quora.com
daripada gas CO2 yang dihasilkan dari Gambar 6. Gas metana yang dihasilkan dari peternakan
proses pembakaran bahan bakar fosil.
3. Sampah
Setiap hari kita selalu membuang sisa
makanan ke tempat sampah. Saat sisa
makanan berada di paling bawah pada
Tempat Pembuangan Sampah (TPA),
sampah tersebut akan membusuk dan
terbentuk gas metana yang merupakan gas
rumah kaca. Dengan demikian, sisa
makanan yang dibuang dapat menyumbang
Sumber: patianrowo.nganjukkab.go.id
kadar gas rumah kaca di atmosfer.
Gambar 7. Tumpukan sampah
Selain itu, metode pengelolaan sampah yang kurang efektif juga dapat
mempengaruhi kadar gas rumah kaca di atmosfer. Salah satunya adalah pembakaran
sampah secara terbuka. Pengelolaan sampah dengan cara tersebut menghasilkan gas-
gas yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan, seperti CO2 dan
CH4.
21