Page 3 - tugas 01-inovasi pembelajaran-marta venny
P. 3
3. Syarat pertanyaan penelitian
Secara esensi pertanyaan penelitian bisa diformulasikan dengan cara mengetahui
kontradiksi yang terjadi antara.
Apa yang dibutuhkan (what is needed)dan apa yang tersaji (what is available.
Apa yang kudu terjadi (prescriptive) dan apa yang kenyataannya terjadi
(descriptive)
Apa yang diinginkan (what is expected) dan apa yang diperoleh (what is
achieved)
Hal yang seringkali pertama hadir dalam pernyataan penelitian adalah adanya
persoalan dari sebuah kejadian atau indikasi tertentu. Namun segala masalah yang ada
tidak harus digunakan sebagai masalah penelitian.
Terdapat syarat yang bisa dianggap sebagai masalah penelitian. Berlandaskan
penelaahan penelitian terdahulu seperti buku, jurnal dsb. Ada syarat masalah penelitian
yang berlaku, yakni:
Terdapat informasi/data untuk mengatasi masalah.
Pengumpulan data dan informasi yang tersebut menggunakan cara ilmiah yakni
observasi, investigasi, survei, wawancara, kuesioner, dokumentasi, pengujian dan
partisipasi.
Syarat keaslian dapat terpenuhi, terdapat kajian penelitian terdahulu
Ilmu pengetahuan bisa mendapat tunjangan teoritik dari masalah yang diteliti.
Merupakan masalah/topik yang sedang ramai dibicarakan.
Masalah atau persoalan yang ada, membutuhkan solusi penanganan dengan segara.
Dimana banyak orang membutuhkannya
Peneliti harus sadar dengan kemampuan dalam pengajuan masalah. Jangan sampai
peneliti kedodoran.
Agar syarat di atas bisa direngkuh, peneliti harus dengan sadar melaksanakan
pertanyaan kontemplasi (renungan) yang bisa digunakan untuk pembimbing. Berikut
pertanyaan yang harus ada berdasarkan Raco (2010: 98-99):

