Page 4 - MUTIARA HIKMAH AKHIRAT 2
P. 4
Mutiara Hikmah
Kehidupan Akhirat 2
Manusia hanya diberi tahu Allah tentang hari kiamat di dalam sumber petunjukNya yaitu di
dalam Al Qur’an. Manusia tidak sanggup menjelaskan secara rinci dan tepat yang
sesungguhnya tentang hari kiamat karena hanya Allah yang Maha Tahu.
Al Qur’an adalah pedoman hidup manusia yang bertakwa kepada Allah bila ingin
diridhoiNya. Pemahaman manusia tentang hari kiamat hanya sebatas yang berada di
dalam Al Qur’an. Manusia yang bertakwa kepada Allah janganlah ragu-ragu lagi terhadap
kebenaran kandungan Al Qur’an.
Dan sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang
yang bertakwa. (Al Qur’an surat (69) Al Haaqqah ayat 48)
Alif Laam Miim. Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi
mereka yang bertakwa, (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 1-2)
Al Qur’an adalah pedoman hidup seluruh umat manusia, karena kiamatpun berlaku untuk
semua manusia dimana saja manusia itu berada.
Proses terjadinya kiamat diawali dari proses sakaratul maut kematian yang sangat tiba-
tiba ketika nafas manusia sesak, pengap sampai ke kerongkongan bertambah sesak lagi
dengan menahan kesedihan.
Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat, yaitu) ketika
hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-
orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai
seorang pemberi syafa`at yang diterima syafa`atnya. (Al Qur’an surat (40) Al Mu’min
ayat 18)
Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu-raguan terhadap Al Qur'an,
hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang
kepada mereka azab hari kiamat. (Al Qur’an surat (22) Al Hajj ayat 55)
Semua kegiatan proses kiamat diawali dari proses keluarnya nyawa manusia dari
jasadnya dan kegiatan hari kiamat diakhiri sampai dengan hari kebangkitan manusia
hidup kembali sesuai amal ibadahnya masing-masing.
Diharapkan pembaca mempunyai wacana tentang pemahaman hari kiamat berlandaskan
Al Qur’an, sehingga dapat mengurangi konflik dengan orang lain yang cara berfikir
tentang hari kiamat masih sangat ketergantungan kepada opini (katanya, pokoknya)
orang lain.
Selamat membaca dan mempelajarinya.
iii