Page 37 - MUTIARA HIKMAH SHALAT
P. 37

Al Qur’an, Surat ke 17, Al Israa’, ayat 36 yaitu :


                     “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai
                     pengetahuan tentangnya
                                                    . Sesungguhnya pendengaran, penglihatan
                     dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya”.
                     Dan ayat-ayat Allah yang lainnya dijelaskan pada :

                     Al Qur'an, Surat ke 61, Ash Shaff                   ayat 2-3
                     Al Qur'an, Surat ke 44, Ad Dukhan                   ayat 58
                     Al Qur'an, Surat ke 19, Maryam                      ayat 97

                     Hadits Nabi Muhammad Saw :


                     “Jika kamu mengantuk ketika akan bershalat maka tidurlah hingga
                     rasa  ngantuknya  hilang,  maka  sesungguhnya  seseorang  di  antara
                     kamu  jika  bershalat  dalam  keadaan  ngantuk  maka  ia  tidaklah
                     mengetahui  dengan  kemungkinan  ia  membacakan  istigfar
                     (bertaubat),  lalu  ia  memarahi  dirinya”  (Hadits  riwayat  Bukhari  &

                     Muslim).


                     “Dari  Abu  Hurairah  nabi  bersabda  :  Jika  bangun  salah  satu  kamu
                     waktu malam untuk shalat, tiba-tiba berat bagi lidahnya membaca
                     Al  Qur'an  karena  masih  ngantuk  hingga  tidak  mengerti  apa  yang
                                                                                       (Hadits riwayat
                     dibacanya, hendaknya ia kembali ia berbaring tidur”
                     Muslim).


               02.  ALLAH  MENGINGINKAN  UMAT  MUSLIM  TIDAK  BOLEH
                     MENCELA SYARIAT SHALAT ORANG LAIN

                     Hal itu dijelaskan Allah pada ;


                     Al Qur'an, Surat ke 49, Al Hujuraat, ayat 11 yaitu :

                     “Hai  orang-orang  yang  beriman,  janganlah  satu  kaum  mengolok-
                     olokan  kaum  yang  lain  (karena)  boleh  jadi  mereka  (yang  di  olok-
                     olokkan)  lebih  baik  dari  mereka  (yang  mengolok-olokkan)  dan
                     jangan  pula  wanita-wanita  yang  mengolok-olokkan  wanita-wanita
                     lain   (yang  diperolok-olokkan)  lebih  baik  dari  wanita  (yang

                     mengolok-olokkan)  dan  janganlah  kamu  mencela  mencela  dirimu

               MUTIARA HIKMAH SHALAT                                                                  28
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42