Page 7 - KIAT-KIAT MENDAPATKAN PAHALA
P. 7

Mudah-mudahan buku  ini  dapat  memberikan  kemudahan  kepada  umat
                  Islam  yang  ingin  berakhlak  mulia,    yang  ingin  diridhoi  Allah  dan  ingin
                  mendapatkan pahala dari Allah.


                  Syarat utama untuk mendapatkan pahala dari Allah adalah manusia
                  harus  melalui proses beriman kepada Allah dan bertakwa kepada Allah
                  dan berbuat kebajikan kepada seluruh makhluk ciptaan Allah.

                  Mudah-mudahan  umat  Islam  tidak  lagi  menuhankan  oknum  yang
                  mengatakan bahwa ia mampu memberi dan menentukan pahala orang
                  lain  karena  pahala  ditentukan  oleh  akhlak  perbuatan  yang  telah

                  dikerjakannya  bukan  karena  adanya  pihak  ke  3  (tiga)  yang  mengaku
                  berhak dan mampu memberikan pahala.

                  Kami mengharapkan pembaca jangan ragu-ragu turut serta melengkapi
                  dan  menyempurnakan  tulisan  ini  demi  kebangkitan  umat  Islam  di
                  Indonesia,  khususnya  sumbangsih  pembaca  melengkapinya  dengan
                  sunah hadits nabi yang asli atau sahih.

                  Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat
                  (saja),  tetapi  Allah  menyesatkan  siapa  yang  dikehendaki-Nya  dan

                  memberi  petunjuk  kepada  siapa  yang  dikehendaki-Nya.  dan
                  Sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu
                  kerjakan.  (Al Qur’an surat (16) An Nahl ayat 93)

                  (ingatlah)  suatu hari  (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela
                  dirinya sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan)
                  apa  yang  telah  dikerjakannya,  sedangkan  mereka  tidak  dianiaya

                  (dirugikan). (Al Qur’an surat (16) An Nahl ayat 111)

                  Barangsiapa  yang  berbuat  sesuai  dengan  hidayah  (Allah),  Maka
                  Sesungguhnya Dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan
                  Barangsiapa  yang  sesat  Maka  Sesungguhnya  Dia  tersesat  bagi
                  (kerugian)  dirinya  sendiri.  dan  seorang  yang  berdosa  tidak  dapat
                  memikul  dosa  orang  lain,  dan Kami  tidak  akan  meng'azab  sebelum
                  Kami mengutus seorang rasul. (Al Qur’an surat (17) Al Israa’ ayat 15)

                  Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. dan jika
                  seseorang  yang  berat  dosanya  memanggil  (orang  lain)  untuk  memikul

                  dosanya  itu  Tiadalah  akan  dipikulkan  untuknya  sedikitpun  meskipun



                  KIAT-KIAT MENDAPATKAN PAHALA                                                            vi
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12