Page 56 - Kelas XII. 1a. Wilayah dan Pewilayahan
P. 56

Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
                  Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan









                   c.  Teori Titik Henti (Breaking Point Theory)


                      Teori  Titik  Henti  (Breaking  Point  Theory)  merupakan  hasil  modifikasi

                      dari  Model  Gravitasi  Reilly.  Teori  ini  memberikan  gambaran  tentang

                      perkiraan  posisi  garis  batas  yang  memisahkan  wilayah-wilayah
                      perdagangan  dari  dua  kota  atau  wilayah  yang  berbeda  jumlah  dan

                      komposisi penduduknya. Teori Titik Henti juga dapat digunakan dalam

                      memperkirakan  penempatan  lokasi  industri  atau  pusat  pelayanan
                      masyarakat. Penempatan dilakukan di antara dua wilayah yang berbeda

                      jumlah penduduknya agar terjangkau oleh penduduk setiap wilayah.


                      Menurut  teori  ini  jarak  titik  henti  (titik  pisah)  dari  lokasi  pusat

                      perdagangan (atau pelayanan sosial lainnya) yang lebih kecil ukurannya
                      adalah berbanding lurus dengan jarak antara kedua pusat perdagangan.

                      Namun, berbanding terbalik dengan satu ditambah akar kuadrat jumlah

                      penduduk dari kota atau wilayah yang penduduknya lebih besar dibagi
                      jumlah penduduk kota yang lebih sedikit penduduknya. Formulasi Teori

                      Titik Henti adalah sebagai berikut.


                                          
                                 =
                                           
                                  + √
                                           

                           :   Jarak  lokasi  titik  henti,  diukur  dari  kota  atau  wilayah  yang
                            
                               jumlah penduduknya lebih kecil (dalam hal ini kota A)


                           :   Jarak Kota A dan B
                            

                            :   Jumlah penduduk kota yang lebih kecil (kota A)
                         

                            :   Jumlah penduduk kota yang lebih besar (kota B)
                          

                      K     :   Konstanta = 1





                   58
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61