Page 52 - Kelas XII. 1a. Wilayah dan Pewilayahan
P. 52

Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
                  Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan






                  menguntungkan  karena  memiliki  nilai  interaksi  yang  tinggi.  Indeks

                  konektivitas  yang  tinggi  dapat  ditafsirkan  wilayah  tersebut  memiliki

                  interaksi yang tinggi pula sehingga memperlancar arus pergerakan manusia,
                  barang,  dan  jasa  yang  pada  akhirnya  dapat  meningkatkan  kesejahteraan

                  masyarakat.


                   b.  Teori Gravitasi


                      Teori  Gravitasi  kali  pertama  diperkenalkan  dalam  disiplin  ilmu  Fisika

                      oleh Sir Issac Newton (1687). Inti dari teori ini adalah bahwa dua buah
                      benda yang memiliki massa tertentu akan memiliki gaya tarik menarik

                      antara  keduanya  yang  dikenal  sebagai  gaya  gravitasi.  Kekuatan  gaya

                      tarik menarik ini akan berbanding lurus dengan hasil kali kedua massa
                      benda  tersebut  dan  berbanding  terbalik  dengan  kuadrat  jarak  antara

                      kedua  benda  tersebut.  Secara  matematis,  model  gravitasi  Newton  ini

                      dapat diformulasikan sebagai berikut.

                                    .        
                         =    .
                              (      .   )   


                      Keterangan :



                      G  : Kekuatan gravitasi antara dua benda (cm/det)²


                                                                                 3
                                                                           −5
                      g   : Tetapan gravitasi Newton, besarnya 6,167    10       
                                : Massa benda A (gram)
                          

                                : Massa benda B (gram)
                          

                            .      : Jarak antara benda A dan B


                      Model gravitasi Newton ini kemudian diterapkan oleh W.J. Reilly (1929),

                      seorang  ahli  geografi  untuk  mengukur  kekuatan  interaksi  keruangan

                      antara  dua  wilayah  atau  lebih.  Berdasarkan  hasil  penelitiannya,  Reilly





                   54
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57