Page 30 - BUKU PENGAYAAN ENERGI MATAHARI DAN MANFAATNYA
P. 30
matahari sebesar 1,2 x 1017 Watt ke dalam bumi dan sisanya sekitar 29%
terrefleksikan kembali hingga ke luar atmosfir.
Energi matahari sampai ke bumi dalam bentuk foton cahaya.
Foton merupakan partikel dasar cahaya yang tidak bermassa dan
memiliki sifat dualisme gelombang. Dikatakan demikian, karena
penciptaan Tuhan yang luar biasa ini dapat berperilaku sebagai
partikel maupun sebagai gelombang elektromagnetik secara otomatis,
tergantung kepada aktivitas yang dilakukannya. Jika kamu membuat
dua buah celah pada sebuah kertas dan meletakkannya dibawah sinar
matahari, kamu dapat melihat bahwa sinar matahari akan melewati
kedua celah tersebut.
Nah, pada saat itulah foton cahaya matahari berperilaku
sebagai gelombang elektromagnetik. Dan ketika mengenai permukaan
sebuah benda tertentu, foton akanber perilaku sebagai partikel yang
mengantarkan paket-paket energinya dan dapat menyebabkan efek
fotolistrik. Besar energi dari setiap foton ditentukan oleh panjang
gelombang yang dimilikinya. Kita tidak dapat melihat partikel foton
tersebut karena foton bergerak sangat cepat yang setara dengan
kecepatan cahaya. Oleh karena itu bentuk yang kita lihat pun seperti
cahaya atau biasa disebut dengan sinar matahari. Namun,
sesungguhnya cahaya atau sinar matahari memiliki sifat yang berbeda
dengan cahaya biasa, misalnya cahaya yang terpancar dari lampu
pada rumah kita.
Kamu dapat melakukan percobaan membakar kertas dengan
menggunakan lup untuk membuat titik fokus cahaya pada kertas dan
bandingkan antara percobaan tersebut dengan menggunakan sinar
25