Page 392 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 392

Tanpa diduga, putri ikan itu lalu bercerita.

               “Dulu, aku adalah seorang putri raja. Namaku Kanaya.
            Sayang, aku dikutuk oleh nenek jahat, sehingga aku menjadi
            seperti ini,” keluhnya.
               Nini memandangi putri ikan. Tubuh setengah manusia dan

            setengah ikan pasti merepotkan, batin Nini.
               “Apakah selamanya kau akan tetap seperti ini?” tanya Nini.
               Putri ikan menggeleng. “Konon, jika ada pangeran yang mau
            menikahiku dalam keadaan seperti ini, maka kutukan ini akan

            hilang.”
               Mendengar hal tersebut, Nini jadi merasa kasihan pada
            Putri Ikan. Nini lalu melihat ke arah kapal besar itu. Dari
            bentuknya yang megah dan mewah, kapal itu sepertinya

            milik kerajaan.
               Nini pun berenang menuju kapal itu. Dengan
            nekat, dia melompat ke geladak dan jatuh
            tepat di kaki seorang pangeran tampan.




























                                                                                       389
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397