Page 387 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 387

Saat perahu berlayar meninggalkan daratan, Ayam dan
          Kepiting berbalas pantun.

             Ayam berkokok, ”Aku lubangi, kok...”
             Kepiting menjawab, “Tunggu sampai dalam sekali.”
             Saat Kepiting selesai menjawab, Ayam lalu mematuk-matuk
          lantai perahu. Mereka berdua melakukan itu terus dan terus,

          sehingga lama-kelamaan perahu itu menjadi bocor. Air mulai
          masuk ke dalam perahu dan semakin lama perahu itu pun
            tenggelam.
       384
   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391   392