Page 382 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 382

Sejak pertemuannya dengan Putri
                                              Tandampalik, Pangeran tak bisa
                                              tidur.

                                                 Ia lalu meminta ayahnya untuk
                                             melamar Putri Tandampalik.
                                             Ayahnya setuju, dan mengirim
                                     utusan ke Hutan Wajo.

                Di Hutan Wajo, Putri Tandampalik menerima rombongan
             Kerajaan Bone. Setelah mengetahui maksud kedatangan
             rombongan tersebut, Putri Tandampalik menyerahkan keris
             pemberian ayahnya. “Berikan keris ini pada Raja Luwu. Jika

             beliau menerimanya dengan baik, maka lamaran ini aku terima.”
                Para utusan pun kembali ke Bone untuk menjemput putra
             mahkota. Mereka lalu berangkat ke Kerajaan Luwu.
                Di hadapan Raja Luwu, Putra Mahkota

             Raja Bone menceritakan pertemuannya
             dengan Putri Tandampalik di Pulau Wajo.
             Dia juga menyerahkan keris pada Raja
             Luwu.

                Raja Luwu dan permaisurinya
             amat gembira mendengar cerita putra
             mahkota itu. Tanpa pikir panjang,
             mereka berangkat ke Pulau Wajo untuk

             menjemput putrinya.
                Akhirnya Putri Tandampalik menikah
             dengan Putra Mahkota Kerajaan Bone.
             Pesta pernikahan pun dilangsungkan

             dengan sangat meriah.




                                                                                       379
   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387