Page 381 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 381

Sebenarnya, Putri Tandampalik hendak kembali ke istana.
            Namun sayang, kapalnya lapuk di beberapa bagian. Para
            pengawalnya membutuhkan waktu untuk memperbaiki kapal
            itu.

               Suatu pagi, Putri Tandampalik berjalan-jalan di hutan.
            Sekonyong-konyong, muncul seorang pemuda tampan di
            hadapannya.

               “Maafkan aku jika mengejutkanmu. Aku putra
            mahkota Kerajaan Bone. Aku tersesat dan terpisah dari
            rombonganku. Tapi aku senang bisa bertemu denganmu,”
            sapa pemuda itu ramah.
               Putri Tandampalik menyambut perkenalan itu. Namun,

            belum sampai mereka mengobrol lebih lama, para pengawal
            putra mahkota itu sudah menemukan mereka.
               “Ayo Pangeran, kita harus pulang,” ajak mereka.


































       378
   376   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386