Page 486 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 486

Ku Anyi dan istrinya amat gembira. Bayi laki-laki itu

              mereka namai Jau Iru yang artinya guntur besar, sedangkan
              bayi perempuannya mereka namai Lamlai Suri.
                 Setelah Ku Anyi meninggal, Jau Iru menggantikan

              posisinya sebagai ketua suku bangsa Dayak. Dia juga
              merupakan cikal bakal kesultanan Bulungan.
                 Bulungan sendiri berasal dari kata “Bulu Tengon” yang
              artinya bambu yang sesungguhnya.















































                                                                                       483
   481   482   483   484   485   486   487   488