Page 31 - huuuhhh 1_Neat
P. 31

langsung merasakan akibat fatal seperti yang telah disebutkan? Hal ini karena

               adanya sistem penyangga karbonat dalam darah.  Reaksi yang terjadi adalah
               sebagai berikut




                                                                               -
                                              +
                                            H (aq)                            OH
                                                                                          Adanya ion OH -
                                                  –
                                            HCO3 (aq) → CO2(aq) +   H2O(l) →  H2CO3(aq)
                                                                                           akan bereaksi
                                                                                           dengan H2CO3
                                                                             CO2(g)
                                   Adanya asam akan

                                   bereaksi dengan ion
                                             –
                                        HCO3

                                                           Untuk  menjaga  agar  kadar
                                                           H2CO3  dalam  darah  tetap,
                                                           maka diubah menjadi gas CO2
                                                           dan dibuang oleh paru - paru

                                                                     –
               Perbandingan  konsentrasi  H2CO3  :  HCO3
               dalam darah sekitar 20 : 1. Hal ini dapat terjadi

               karena adanya kesetimbangan antara gas CO2
               yang  terlarut  dalam  darah  dengan  H2CO3,
               serta  keseimbangan  kelarutan  gas  CO2  dari

               paru – paru dengan CO2 yang terlarut. Dengan

               adanya         larutan       penyangga          dapat
                                                                              Gambar 5. Hemoglobin yang
               menstabilkan        pH     dalam     darah     akibat
                                                                                terdapat di dalam tubuh
               tingginya kadar H2CO3.


               2. Sistem Penyangga Fosfat dalam Cairan Sel


                       Cairan intra sel merupakan media penting untuk berlangsungnya reaksi
               metabolisme tubuh yang dapat menghasilkan zat – zat yang bersifat asam atau

               basa. adanya zat hasil metabolisme yang berupa asam akan menurunkan pH
               cairan  intra  sel,dan  sebaliknya  jika  dihasilkan  zat  yang  bersifat  bas  akan

               menaikkan pH cairan intar sel. Apabila mekanisme pengaturan pH dalam tubuh
               gagal, seperti dapat terjadi selama sakit, sehingga pH darah turun di bawah 7,0




                                                             28
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36