Page 80 - modul perubahan prilaku
P. 80

: Bekerja sama dengan pendidik dan staf sekolah untuk mengidentifikasi
               masalah perundungan, menyusun strategi pencegahan, dan mengevaluasi efektivitas langkah-langkah

               yang diambil.

                                                   : Mendukung implementasi kebijakan anti-perundungan yang
               ada di sekolah dengan mengikuti aturan, melaporkan insiden, dan mengedukasi teman-teman mereka

               tentang pentingnya kepatuhan terhadap kebijakan tersebut.
                   Dengan mengambil peran aktif sebagai agen perubahan perilaku di sekolah terkait perundungan,

               siswa  dapat  berkontribusi  secara  signifikan  dalam  menciptakan  lingkungan  belajar  yang  aman,

               mendukung, dan inklusif bagi semua individu.


               Untuk melibatkan siswa sebagai agen perubahan perilaku dalam pencegahan perundungan, perlu ada
               perencanaan dan pengorganisasian yang sistematis. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil

               dalam perencanaan ini:

                   1.  Pemetaan Masalah : Mulailah dengan memahami secara mendalam masalah perundungan di
                       lingkungan sekolah atau komunitas tempat adik berada. Identifikasi pola, lokasi, dan situasi yang

                       sering kali menjadi tempat terjadinya perundungan.
                   2.  Pelatihan  dan  Pendidikan  :  Berikan  pelatihan  kepada  siswa  atau  adik-adik  tentang  apa  itu

                       perundungan,  jenis-jenisnya,  dan  dampaknya  terhadap  individu.  Ajarkan  mereka  mengenali
                       tanda-tanda perundungan dan bagaimana cara merespons secara efektif.

                   3.  Pengembangan Keterampilan : Adik-adik dapat mengembangkan keterampilan sosial seperti

                       empati, komunikasi yang efektif, dan penyelesaian konflik tanpa kekerasan. Ini akan membantu
                       mereka dalam memainkan peran sebagai mediator atau pendukung bagi korban perundungan.

                   4.  Pengorganisasian Kelompok : : Adik-adik dapat mengembangkan pembentukan kelompok atau
                       klub anti-perundungan di sekolah atau komunitas mereka. Kelompok ini dapat bertugas untuk

                       mengedukasi siswa lain, mengorganisir acara atau kampanye pencegahan, dan menjadi wadah
                       bagi siswa untuk melaporkan perundungan.

                   5.  Kampanye Kesadaran : Rencanakan kampanye kesadaran tentang pencegahan perundungan

                       yang melibatkan seluruh siswa dan staf sekolah. Kampanye ini bisa berupa pemasangan poster,
                       penyelenggaraan  acara  edukatif,  atau  kompetisi  kreatif  seperti  membuat  video  atau  poster

                       tentang anti-perundungan.







               76 | M O D U L   A G E N   P E R U B A H A N   P E R I L A K U   M E N G G U N A K A N   M E D I A
               A N I M A S I   S A T U A   B A L I
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84