Page 8 - E-Booklet Sistem Pertahanan Tubuh Kelas XI SMA/MA
P. 8
Biologi > Sistem Pertahanan Tubuh
Pertahanan nonspesifik internal
Bekerja ketika terdapat antigen yang dapat menembus pertahanan nonspesifik
eksternal.
1 . Fagositosis
Merupakan garis pertahanan kedua bagi tubuh melalui Video Fagositosis
proses eliminasi dari penelanan sampai pencernaan
mikroorganisme yang telah berhasil masuk ke dalam tubuh.
Proses fagositosis terdiri dari tahap Pengenalan, Pergerakan
(kemotaksis), Perlekatan (Adhesi), Penelanan (Ingesti), dan
pencernaan (Digesti), pengeluaran (Releasing). Proses ini
Klik atau pindai QR-
dilakukan oleh neutrofil dan makrofag. Neutrofil dan makrofag Code di atas untuk
bergerak ke seluruh jaringan secara kemotaksis yang informasi lebih lengkap
dipengaruhi oleh zat kimia.
2. Inflamasi (peradangan)
Video Inflamasi
Respon tubuh terhadap antigen yang masuk yang
disebabkan oleh toksin, bakteri, gigitan serangga, dan cedera.
Inflamasi dapat bersifat jangka pendek atau kronis. Inflamasi
ditandai oleh munculnya kemerahan, nyeri, bengkak, panas,
hingga kehilangan fungsi. Inflamasi memiliki tujuan untuk
membawa fagosit dan protein plama ke dalam jaringan yang Klik atau pindai QR-
terinfeksi untuk mengasingkan, menghancurkan, Code di atas untuk
informasi lebih lengkap
menginaktifkan agen penyerang, dan menyiapkan
kesembuhan dengan perbaikan jaringan yang rusak.
Sistem pertahanan tubuh spesifik (adaptif)
Sistem kompleks yang merespon imunitas pada antigen yang spesifik. Sistem ini
bekerja saat antigen berhasil masuk ke dalam sel atau cairan tubuh.
Komponen respons imunitas spesifik
Melibatkan dua komponen yaitu antigen dan antibodi
a. Antigen
Zat asing yang dapat merangsang respon imunitas dalam menghasilkan antibodi.
Antigen terdiri dari bagian determinan antigen (epitop) yang merupakan bagian
antigen yang membangkitkan respon imun, dan bagian hapten merupakan molekul
kecil yang harus bersatu dengan carrier yang bermolekul besar.
3