Page 1069 - FLIPBOOK MODUL BIOLOGI 2024/2025
P. 1069
LAMPIRAN 1.19
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Aktivitas 4.9
Tempe Berprotein Sempurna
1. Baca hasil observasi berikut!
Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan bahwa kasus stunting di Indonesia
mencapai 24,4%. Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang disebabkan
kurangnya asupan gizi terutama protein dalam jangka waktu yang lama pada anak balita.
Anjuran kecukupan protein sebesar 1 gram/kg berat badan (BB) perhari. Standar asupan
protein terdiri 0,5 gram/kg BB protein hewani dan 0,5 gram/kg BB protein nabati.
Kekurangan asupan protein menghambat pertumbuhan sehingga menyebabkan stunting.
Para ibu di masyarakat dalam menyiapkan menu asupan protein balita biasanya hanya
dengan tempe saja. Pola makan seperti ini menjadi penyebab kurang terpenuhinya
kebutuhan protein hewani.
2. Diskusikan bersama kelompok mengenai hal-hal berikut untuk menemukan solusi inovatif.
a. Bagaimana memperkaya kandungan protein pada tempe sehingga mengandung protein
hewani?
b. Bahan apa saja yang dapat digunakan untuk memperkaya kandungan protein hewani
tempe?
c. Alasan penggunaan bahan pengaya protein hewani pada tempe dengan kemungkinan
optimalisasi fermentasi oleh Rhizopus sp. pada proses pembuatan tempe.
3. Pilih satu alternatif yang dapat ditambahkan pada pembuatan tempe (misalnya, tepung
putih telur dari telur pecah). Kemudian, rancang dan lakukan langkah-langkah dalam:
a. penyiapan bahan dan kadar perlakuan
b. penyiapan subjek penelitian
c. cara memperoleh data:
1) uji fisik tepung tempe (warna, tekstur, dan rasa)
2) cara uji kadar protein tempe (metode Kjeldahl)
3) pengujian daya tahan tempe
4. Buat video presentasi proses dan hasil penelitian dengan durasi 5 – 6 menit. Kemudian,
unggah di media sosial dan kirimkan link presentasi kalian ke guru pengajar.

