Page 43 - MODUL 3
P. 43
Ananda, dapat dikirim ke sekolah, difoto dan hasil foto tersebut
dikirim melalui handphone atau e-mail, atau melalui web sekolah.
Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno mendapatkan giliran
mengemukakan pikirannya dalam pidato di dalam Sidang BPUPKI
yang pertama. Ananda dapat menyimak risalah awal pidato
Soekarno berikut ini (Sekretariat Negara Republik Indonesia, t.t.:
59).
Anggota Soekarno:
Paduka tuan Ketua jang mulia !
Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritu
Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnja, maka
sekarang saja mendapat kehormatan dari Paduka tuan Ketua
jang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saja. Saja akan
menetapi permintaan Paduka tuan Ketua jang mulia. Apakah
permintaan Paduka tuan Ketua jang mulia? Paduka tuan Ketua
jang mulia minta kepada sidang Dokuritu Zyunbi Tyoosakai
untuk mengemukakan dasar Indonesia Merdeka. Dasar inilah
nanti akan saja kemukakan didalam pidato saja ini.
Maaf, beribu maaf! Banjak anggota telah berpidato, dan dalam
pidato mereka itu diutarakan hal-hal jang sebenarnja bukan
permintaan Paduka tuan Ketua jang mulia, jaitu bukan d a s a
r n j a Indonesia Merdeka. Menurut anggapan saja jang diminta
oleh Paduka tuan Ketua jang mulia ialah, dalam bahasa Belan-
da: „P h i l o s o f i s c h e g r o n d s 1 a g” dari pada Indonesia
Merdeka. Philosofische grondslag itulah pundamen, filsafat,
pikiran jang sedalam-dalamnja, djiwa, hasjrat-jang-sedalam-
MATA PELAJARAN PPKN — KELAS VII SEMESTER GASAL 31