Page 38 - MODUL 3
P. 38
1945. Pada pidato awal siding pertama, Ketua BPUPKI dr. K.R.T
Radjiman Wedyodiningrat menyatakan, bahwa untuk mendirikan
Indonesia merdeka diperlukan suatu dasar negara. Apa dasar ne-
gara kalau nanti lahir negara Indonesia. Untuk menjawab
permintaan Ketua BPUPKI tersebut, ada beberapa tokoh pendiri
negara yang kemudian mengusulkan rumusan dasar negara.
Usulan-usulan tersebut disampaikan oleh para tokoh pendiri
bangsa dengan berpidato di sidang BPUPKI. Secara umum usulan
mengenai dasar Indonesia merdeka dalam sidang pertama BPU-
PKI secara berurutan dikemukakan oleh Muhammad Yamin,
Soepomo, dan Soekarno.
Dalam Sidang BPUPKI yang pertama tanggal 29 Mei 1945,
Muhammad Yamin menyampaikan pidato yang berjudul Azas dan
Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia (Sekretariat Negara
Republik Indonesia, t.t.: 3-4; Sekretariat Negara Republik
Indonesia, 1995: 8-9) menuliskan kerangka berpikirnya sebagai
berikut.
I. Peri Kebangsaan.
Indonésia Merdéka, sekarang—Nationalisme lama dan baru—
Dasar negara Seriwidjaja dan Madjapahit—Perubahan zaman
— Dasar peradaban Indonésia—Tradisi tatanegara jang putus-
Etat national—états patrimoines, états puissances — kesukaran
mentjari dasar asli—Tjita-tjita jang hantjur di médan per-
djuangan. Kebangsaan Indonésia mengharuskan dasar sendiri.
II. Peri Kemanusiaan.
Kemadjuan kemerdekaan — Kemerdekaan akan menghidupkan
kedaulatan negara — Anggota keluarga — dunia — Status politik
26 MODUL PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK JENJANG SMP