Page 22 - E-Modul Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
P. 22
B. Pengelompokkan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
Berdasarkan Daya Hantar Listrik
Kekuatan daya hantar Istrik larutan bergantung pada jumlah partikel
bermuatan (ion-ion) yang terdapat dalam larutan. Peristiwa terbentuknya
ion-ion dari senyawa-senyawa ionik yang larut dalam air disebut dengan
ionisasi. Adapun larutnya senyawa kovalen polar dalam air menjadi ion-
ionnya disebut disosiasi
1. Larutan elektrolit
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus
listrik karena mengalami reaksi ionisasi. Yang termasuk larutan elektrolit
adalah semua senyawa asam, basa dan garam. Larutan elektrolit
digolongkan menjadi dua yaitu elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Hal
tersebut didasarkan pada jumlah zat terlarut yang terdisosiasi dalam air.
Larutan elektrolit kuat memiliki derajat disosiasi 1 sedangkan elektrolit
lemah memiliki derajat disosiasi kurang dari 1, karena hanya sebagian
kecil yang menjadi ion-ion.
a. Definisi
Larutan elektrolit kuat adalah zat-zat yang terionisasi sempurna
menjadi ion-ionnya di dalam air. Larutan elektrolit lemah adalah zat-
zat yang terionisasi sebagian menjadi ion-ionnya di dalam air sehingga
masih mengandung molekulnya.
b. Makroskopis
Larutan elektrolit dapat diuji secara makroskopis menggunakan alat
uji elektrolit tersebut terdiri atas sebuah bejana yang dihubungkan
dengan dua buah elektrode. Elektrode-elektrode tersebut dihubungkan
pada saklar dan lampu. Jika elektroda dimasukkan dalam larutan
21