Page 53 - E-modul sistem koordinasi-Nanta
P. 53
c. Hiperhidrosis. Kondisi ketika seseorang berkeringat secara berlebihan.
Kondisi ini bisa terjadi bahkan ketika tidak sedang berolahraga atau berada
dalam cuaca yang panas. Hiperhidrosis dapat terjadi di seluruh tubuh atau
di bagian tubuh tertentu saja, seperti di telapak tangan.
d. Anhidrosis, merupakan Kondisi tubuh yang tidak mampu menghasilkan
keringat secara normal. Anhidrosis bisa terjadi di seluruh tubuh, tetapi bisa
juga hanya di bagian tubuh tertentu saja.
e. Jerawat. Ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan yang terjadi pada
kulit wajah yang timbul akibat terjadinya peradangan dari kelenjar unit
pilosebaseus dan disertai adanya penyumbatan keratin pada kulit. Jerawat
terbentuk karena adanya keratin yang terlepas dan tertumpuk di kulit yang
menyebabkan tersumbatnya muara kelenjar unit pilosebaseus.
f. Panu. Penyakit ini juga terjadi karena infeksi jamur. Tanda penyakit panu
sangat khas yaitu timbulnya bercak putih pada kulit. Jamur menyerang
pigmen kulit sehingga warnanya berubah.
g. Pruritus, adalah sensasi rasa gatal yang muncul di kulit. Semakin digaruk,
sensasi rasa gatal akan meningkat. Ini memicu luka yang berujung pada
infeksi lanjutan.
h. Kalvus (mata ikan), adalah penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan
yang terjadi berulang kali. Mata ikan dapat timbul di bagian tubuh mana
pun, tetapi paling sering terjadi pada tangan, kaki, dan jari.
i. Urtikaria (biduran), disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan dan
alergi bahan kimia. Biduran ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang
tidak beraturan dan terasa gatal. Biduran dapat berlangsung beberapa jam
dan dapat juga berlangsung berhari-hari.
j. Scabies (kudis), adalah penyakit menular kulit yang disebabkan oleh
parasit tungau yang gatal.
48