Page 79 - KONSEP DASAR PKN -
P. 79
memenuhi syarat dapat menduduki jabatan politik tanpa diskriminasi. Hak-hak
dasar warga negara terjamin, sebagian besar hak dasar rakyat bisa terjamin seperti
adanya kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan pers dan sebagainya.
Dapat disimpulkan bahwa sejarah demokrasi di Indonesia, seperti di banyak
negara lain, telah melalui berbagai tantangan dan fluktuasi. Meskipun banyak negara
mengklaim diri sebagai demokrasi, praktik di tiap negara sering berbeda dan
menunjukkan kerentanan. Perkembangan demokrasi di Indonesia dibagi menjadi
empat periode:
a. Demokrasi Parlementer (1945-1959)
b. Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
c. Demokrasi Pancasila (1965-1998)
d. Demokrasi Reformasi (1998-sekarang)
Secara keseluruhan, meskipun demokrasi di Indonesia mengalami kemajuan,
praktik demokrasi yang ideal masih terus diupayakan dan diawasi.
C. Prinsip-Prinsip Demokrasi
Demokrasi yang ada di Indonesia merupakan demokrasi yang berlandaskan
pancasila. Demokrasi pancasila memiliki makna mengenai kekuasaan tertinggi pada
suatu negara berada pada rakyatnya yang berlandaskan pada nilai-nilai pancasila.
Tanpa adanya demokrasi di suatu negara, akan mengakibatkan rakyatnya mengalami
kesusahan dan akan membuat negara tersebut mengalami kekacauan (Wicaksono et al.,
2024). Demokrasi pancasila memiliki prinsip-prinsip berikut:
1. Persamaan bagi seluruh rakyat Indonesia
Pancasila adalah sikap batin rakyat Indonesia yang bertindak berdasarkan nilai-nilai
Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan (kedaulatan),
dan keadilan sosial. Di Indonesia, prinsip demokrasi dikembangkan sesuai dengan
persamaan hak bagi seluruh rakyat Indonesia. Persamaan ini berarti bahwa hak dan
kewajiban warga negara Indonesia sama dan setara. Persamaan hak dan kewajiban
ini berlaku tidak hanya dalam bidang politik, tetapi juga dalam bidang hukum,
ekonomi, dan sosial.
BAB 4 DEMOKRASI | 75

