Page 14 - Modul Sejarah Indonesia Kelas XII _KD 3.1 dan 4.1
P. 14
22. Pemberontakan yang dilakukanoleh RMS mendapat dukungan dari Bepanda. Fakta yang
mendukung pernyataan diatas adalah….
A. Ratu Belanda siangkats ebagi enasehat RMS
B. Belanda mempersenjatai seluruh pasukan RMS
C. RMS mempunyai kantoryang berkdudukan di Den Hag
D. RMS dibentuk langsung oleh ratu Belanda agar tetap mempertahankan wilayah
Indonesia Timur
E. Somoukil ditunjuk secara langsung sebagai pengganti Manuhutu sebagai
presiden RIS
23. Pada Tanggal 15 Februari Ahmad Husai mendeklarasikan pembentkan Pemerintah Reolusioner
Republik Indonesia di Padang, Sumbar. Adapun faktor yang melatarbelakangi adalah sebagai
berikut
A. keinginan Ahmad Huseai untuk mendirikan negara boneka di wilayah Sumbar
B. keberhsilan APRA dalam melakukan pemberontakan terhadappemrintahan
Indonesia
C. kecemburuan pemerintah daerah terhadap pemerinaha pusat dalam alokasi
dana pembangunan di pusat
D. pertisipasi pemrintah pusat dalam menumpas pemberontakan di wilayah
sumber tidak memuaskan masyarakat
E. perhatian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan angggota APRIS di wilayah
sumbar sangat minimalis
24. Berbagai konflik dan ancaman disintegrasi yang terjadi di Indonsia antara tahun 1945-1965 tidak
akan terajdi apabila
A. Belanda bersedia mengakui kedaulatan republik Indonesia
B. setiap komponen dalam masyarakat menjaga nilai-nilai persatuan
C. bangsa Indonesia tidak terdiri dari barbagai suku, bangsa dan bahasa
D. masyarakat Indonesia bersedia menyesuaikan diri dengan perubahan di
wilayahnya
E. pemerintah Indonesia tdak menjalin kerja saama dengan negara-negara barat
25. Ahmad yani merupakan tokoh yang ditunjuk untuk menumpas pemberontaakn DI/TII di Jawa
Barat dengan strategi-tratei perlawanan seperti dibawah ini
A. menerjunkan pasukan devisi Siliwangi ke aerah konflik
B. membentuk pasukan khusus yang disebut Benteng Raiders
C. menerapkan strategi perang untuk melawan pemberontak
D. menggalang kekuatan rakyat agar membantu melawan pasukan DI/TII
E. mengirim perwakilan untuk melakukan perundingan dengan wakil DI/TII
13