Page 59 - E-Modul Sistem Informasi Akuntansi dan Persamaan Dasar Akuntansi
P. 59

o Akumulasi penyusutan mesin, yaitu pengurangan

                             manfaat dari mesin dan dinyatakan dalam nilai uang.
                         o Kendaraan, yaitu harta tetap perusahaan berupa
                             kendaraan sepeda motor, mobil box, truk, bus, atau

                             jenis kendaraan lainnya milik perusahaan (bukan sewa)
                             untuk aktivitas operasional perusahaan. Kendaraan ini

                             kadang juga disamakan dengan peralatan, akan tetapi
                             hal ini merupakan hal yang berbeda. Perbedaanya
                             seperti mesin dan peralatan yaitu dilihat dari sisi

                             kegiatan perusahaan.
                         o Akumulasi penyusutan kendaraan, yaitu pengurangan

                             manfaat dari kendaraan dan dinyatakan dalam nilai
                             uang.


                     Investasi Jangka Panjang

                        Merupakan harta perusahaan yang sifatnya tidak dapat
                        dicairkan sebagai uang tunai dalam waktu yang singkat.

                        Untuk melakukan pencairan jenis harta ini harus
                        menunggu waktu sesuai dengan masa harta tersebut
                        dialokasinya terhadap kegiatan tertentu (biasanya satu

                        tahun lebih). Investasi jangka panjang ini dibedakan
                        menjadi dua yaitu:

                         o Investasi obligasi, yaitu jenis investasi perusahaan
                             untuk membantu pihak lain membayar utangnya. Biasa

                             jenis investasi ini pasti memperoleh pengembalian
                             dana, karena obligasi sifatnya lebih diutamakan

                             daripada saham. Misalkan, perusahaan A memiliki
                             utang kepada bank, namun perusahaan A belum
                             memiliki cukup dana untuk membayar utangnya

                             tersebut. Disini perusahaan A menerbitkan obligasi
                             yang dibeli oleh perusahaan B, maka perusahaan B ini

                             memiliki harta berupa investasi obligasi di perusahaan
                             A.




                                                           49
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64