Page 31 - E-modul Perdagangan Internasional SMA/XII
P. 31

2) Bea transito (transit duties) adalah pajak / bea yang dikenakan terhadap
                    barang barang yang melalui batas wilayah suatu negara dengan tujuan akhir
                    barang tersebut negara lain.
                    Contoh  Kasus:  Belanda  mengenakan  bea  transito  untuk  barang  yang
                    melewati  negara  tersebut  dalam  perjalanan  menuju  negara  tujuan  lain.
                    Sebagai contoh, barang-barang yang berasal dari negara-negara Asia yang
                    melewati pelabuhan Rotterdam untuk kemudian dikirim ke negara tujuan di
                    Eropa lainnya, dikenakan biaya sebagai bagian dari biaya transit tersebut.

                    Bea  transito  ini  berlaku  karena  pelabuhan  Rotterdam  berfungsi  sebagai
                    jalur transit utama di Eropa.
                      ("Customs Procedures and Transit Systems" - Dutch Customs, 2021
                      (https://www.belastingdienst.nl/wps/wcm/connect/bldcontenten/custo ms/)


                3) Bea impor (import duties) adalah pajak / bea yang dikenakan terhadap
                    barang-barang yang masuk dalam suatu negara (tom area)
                    Contoh Kasus: Pada tahun 2018, Amerika Serikat mengenakan bea impor
                    terhadap barang-barang asal Tiongkok dalam bentuk tarif (tariffs) sebagai
                    bagian  dari  perang  dagang  yang  dipicu  oleh  kebijakan  perdagangan
                    Presiden  Donald  Trump.  Tariff  ini  dikenakan  pada  berbagai  produk,
                    termasuk  elektronik  dan  komponen  industri,  yang  masuk  ke  AS  dari
                    Tiongkok,  dengan  tujuan  mengurangi  defisit  perdagangan  dan  memaksa
                    Tiongkok  untuk  mengubah  kebijakan  ekonomi  dan  perdagangan  mereka.

                    ("U.S.-China  Trade  War  Tariffs:  An  Up-to-Date  Chart"  -  CNBC,  2018
                    https://www.cnbc.com/2018/07/06/us-china-trade-war-tariffs.html)

             b. Pelarangan impor.
                      Pelarangan  impor  adalah  kebijakan  pemerintah  untuk  melarang  masuknya
                barang-barang dari luar negeri, dengan tujuan untuk melindungi produksi dalam
                negeri dan meningkatkan produksi dalam negeri.
                Akibat Kebijakan pelarangan impor sebagai berikut: Harga barang naik, Produksi
                dalam negeri meningkat, dan Jumlah barang di pasar turun
                    Contoh  Kasus:  Pada  tahun  2020,  Indonesia  melarang  impor  minuman
                    beralkohol  dalam  kemasan  botol  untuk  mengurangi  konsumsi  alkohol  di
                    kalangan  masyarakat  dan  melindungi  industri  lokal.  Kebijakan  ini
                    diberlakukan  setelah  pemerintah  melihat  adanya  peningkatan  konsumsi
                    alkohol  yang  berlebihan  dan  dampaknya  terhadap  kesehatan  masyarakat.
                    Pelarangan  impor  alkohol  dalam  kemasan  botol  juga  bertujuan  untuk
                    mengurangi  defisit  perdagangan  negara  serta  mengurangi  ketergantungan
                    pada  produk  impor.  ("Indonesia  bans  imports  of  bottled  alcohol  in  2020"  -
                    Jakarta Post, 2020 https://www.thejakartapost.com)
             c. Kuota

                      Kuota  adalah  kebijakan  pemerintah  untuk  membatasi  barang-barang  yang
                masuk  dari  luar  negeri.  Akibat  kuota  serbagai  berikut:  Harga  barang  naik,
                Produksi  dalam  negeri  meningkat,  Jumlah  barang  di  pasar  turun,  dan  Impor
                barang turun





                                                         27
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36