Page 230 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 230
KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
Islam dalam membumikan ajaran Islam sehingga menjadi basis perlawanan
terhadap kolonialisme. Kelima, Syaikhona Kholil menjadi pencetak kader
ulama dan pahlawan nasional.
Keenam, Syaikhona Kholil mengajarkan nilai-nilai Islam Indonesia
yang universal, moderat, terbuka, dan toleran. Ketujuh, Syaikhona Kholil
melakukan penguatan nasionalisme di kalangan ulama dan santri serta
menjadi embrio lahirnya pergerakan kebangsaan di lingkungan pesantren.
Kedelapan, Syaikhona Kholil menjadi penentu lahirnya NU. Kesembilan,
Syaikhona Kholil melahirkan santri yang menjadi simpul perlawanan
terhadap kolonialisme.
Keluarga besar Rachmat Gobel juga membangun pesantren di Tapa,
Kabupaten Bone Bolango. Pesantren ini merupakan wasiat Thayeb
Mohammad Gobel. Pesantren didirikan pada 1989, yaitu Pesantren Hubulo.
Nama pesantren ini menggunakan nama moyang keluarga Gobel, dan secara
kebetulan lokasinya di kaki bukit tempat kuburan Hubulo, raja Bolango
yang berkuasa pada 1752-1772. Hubulo adalah raja Bolango pertama yang
beragama Islam. Karena itu ia memiliki gelar Aulia Salihin, orang saleh awal.
Berkat ketokohannya, khususnya karena pengetahuan agama dan
silaturahimnya yang bagus, Hubulo disegani oleh pembesar dari kerajaan
lain di Gorontalo – ada lima kerjaan utama yang membentuk persekutuan di
Gorontalo, yaitu Gorontalo, Bolango, Limboto, Suwawa, dan Atinggola.
Posisi Bolango kemudian digantikan Boalemo setelah Bolango hijrah ke
pedalaman karena menolak bekerja sama dengan Belanda. Kuburan Hubulo
(lahir 1809 dan wafat 1793) adalah salah satu makam yang dikeramatkan di
Gorontalo.
Hubulo adalah pengucapan bahasa lokal untuk frasa Hubbulloh, cinta
Allah. Dari kata Hubulo itu kemudian bermetamorfosis menjadi Gobel.
Ini gara-gara pengucapan penjajah Belanda terhadap kata Hubulo. Orang
Belanda mengucapkan Hubulo menjadi Hubel. Lalu pengucapan Hubel itu
ditulis menjadi Gobel. Jadilah kata Hubbulloh menjadi Hubulo, dan akhirnya
Gobel.
Dengan pembangunan pesantren tersebut, jejak dakwah keturunan
Hubulo terlembagakan. Pesantren ini memiliki posisi yang strategis di kaki
bukit, di tepi Sungai Bolango, dan dalam hamparan lembah dengan lanskap
bukit-bukit di belakangnya. Suasana pesantren ini membuat nyaman
penghuninya dengan hamparan rumput dan pepohonan yang ditata asri.
Pesantren yang asri dan nyaman itu merupakan salah satu pesantren favorit
di Gorontalo. (*)
212

