Page 235 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 235
KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL
hub logistik dan bagian rantai strategis untuk meningkatkan konektivitas.
Memperkuat posisi daerah ini sebagai pintu terdepan perdagangan luar
negeri untuk kawasan Asia Timur Jauh seperti Cina, Korea Selatan, Jepang,
Taiwan dan Hongkong.
Realisasi proyek ini tergolong cepat. Rencana induknya baru disahkan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Desember 2019 melalui
surat keputusan KM No. 263 Tahun 2019 Tentang Rencana Induk Pelabuhan
Anggrek. Pembiayaannya diputuskan masuk dalam skema Kerjasama
Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau sama sekali tidak menggunakan
dana dari APBN. Pada Juni 2021, Kementerian Perhubungan memutuskan
untuk mempercayakan pengembangan Anggrek kepada PT AGIT, proposal
konsorsium inilah yang paling meyakinkan sebagai pelaksana KPBU. Pada
September 2021 serah terima proyek sudah bisa terealisai.
Diakui oleh Menteri Budi Karya, semangat investor yang tergabung dalam
konsorisium AGIT memang luar biasa dan ini sangat membantu dalam
mempercepat realisasi proyek ini. Dalam hitungan komersial, sebetulnya
proyek ini tidak bisa dikatakan terlalu menjanjikan. Berada di wilayah 3
T (terluar, terdepan dan tertinggal) sehingga risikonya sangat besar. Namun
gairah konsorsium yang sangat tinggi, seperti dikatakan Menhub, adalah
energi yang sangat membantu dalam pengembangan pelabuhan Anggrek ke
depan.
“Semangat investor tergolong luar biasa, kalau sisi komersial proyek ini
sebetulnya tidak begitu menarik. Tapi ada tantangan lain yang mungkin
mereka lihat yaitu pengembangan wilayah dan ini bisa menjadi menarik
dan memberi prospek yang luar biasa dalam jangka panjang, termasuk
mendukung tol laut yang menjadi visi Presiden Jokowi,” kata Budi Karya
yang ikut hadir dalam acara penyerahan pengelolaan Anggrek.
Menhub berpesan agar investor selalu ingat akan komitmennya sehingga
harapan yang ditumpukan pada pengembangan pelabuhan Anggrek dapat
berjalan sesuai target. Tidak sebatas bisa meningkatkan konektivitas logistik
dan mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo serta kawasan sekitarnya,
tapi juga memberikan kontribusi dalam peningkatan perekonomian dan
daya saing Indonesia, terutama untuk Kawasan Timur.
Lokomotif Pembangunan
Sebagai putera daerah dan juga anggota legislatif dari daerah pemilihan
Gorontalo, Wakil Ketua DPR RI/Korinbang Rachmat Gobel sangat antusias
dengan pengembangan pelabuhan Anggrek. Ia yakin, satu daerah akan
lebih cepat maju dengan fasilitas transportasi yang berkualitas, terutama
217

