Page 595 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 595
FAHRI HAMZAH
GELORA KATA-KATA
SEPUTAR DEMOKRASI
DAN MUSUH-MUSUHNYA
pemerintahan daerah dan desa, pengusaha, advokat, hakim,
dan terutama politisi.
Setelah 20 tahun reformasi, bangsa kita seperti terjebak
dalam status “darurat korupsi”. Dan dengan dalil kedaruratan
itu, maka proses pembangunan hukum kita tertunda, baik
dari sisi regulasi, kelembagaan maupun sumber daya
manusianya. Ketertundaan itu, terbaca melalui opini
kolektif yang selalu dihembuskan, selalu diperlukan
kehadiran lembaga superbody dalam penegakan hukum
terkait korupsi, yang mengumpulkan sumber-sumber
kekuatan dari berbagai institusi hukum. Demokrasi
hukum kita belum jua tumbuh, karena kesetaraan antara
penegak hukum tidak diperoleh dengan adanya perbedaan
perlakuan antar berbagai lembaga penegak hukum. Namun
toh, walaupun telah memiliki kekuatan superbody, sampai
sekarang belum ada kejelasan, kapan “darurat korupsi” ini
berakhir?
Jika setelah 20 tahun reformasi, kita masih belum bisa
mengakhiri “darurat korupsi” ini, maka pertanyaannya,
apakah pola pemberantasan korupsi kita sudah benar?
Ataukah kita memerlukan arah baru dalam pemberantasan
korupsi?
592

